Taman Gili Kerthagosa

Didalam komplesk istana Semarapura, terdapat sebuah bangunan yang bernama Kertha Gosa, yaitu sebuah anjungan terbuka yang menjadi semacam ruangan poengadilan tertinggi di dalam wilayah kerajaan Klungkung. Dimana jaman dahulu apabila terdapat beberapa kasus perselisihan yang tidak dapat diselesaikan di tingkat desa, biasanya akan dibawa ke dalam pengadilan ini. Bangunan ini merupakan contoh arsitektur klingkung yan sangat bagus, dimana langit-langitnya berupa anjungan yang dihiasi lukisan indah dalam gaya Klungkung.

Kertha Gosa

Kerthagosa Klungkung Bali

Kertagosa berada di Kabupaten Kelungkung yang berjarak sekitar 40 Kilometer dari Denpasar, dengan waktu tempuh sekitar satu setengah jam melalui ByPss Ida Bagus Mantra. Kerta Gosa erdiri dari dua buah bangunan, yaitu Bale Akerta Gosa dan Bale Kambang. Keduanya memiliki fung sebagai media pendidikan lewat lukisan-lukisan wayang yang dapat dipaparkan pada langit-langit bangunan. Lukisan tersebut merupakan rangkaian dari suatu cerita yang mengambil tema pokok Parwa. Deretan lukisan yang paling atas menceritakan gambaran tentang kehidupan nirwana, dimana dibawahnya yang hampir mententuk kerucut terdapat lukisan Bimaswarga. Sedangkan pada tingat dibawahnya mengambil tema Palalindon yatu makna terjadinya gempa bumi secara mitologis. Objek wisata Kertha Gosa dan Taman Gili (Balai Kambang) pada jaman dahulu merupakan bagian dari Puri Semarapura, dan merupakan bagian Kerajaan Klungkung yang dibangun pada abad 17. Di sebelah barat bangunan ini terdapat sebuah pintu gerbang yang dikenal dengan nama Pemedal Agung. Pintu ini merupakan pintu gerbang utama Puri Semarapura tersebut. Ketiga bangunan bersejarah ini berada dalam satu areal yang terletak dijantung kota Semarapura. Dimana Daya tarik ketiga bangunan ini adalah karena sebagai peninggalan bersejarah dari kerajaan Klungkung.